Menu Close

Usaha Kuliner Di Tengah Pandemi, Kenapa Tidak?

Rasa cemas dan panik tentu mendarat di hati para pelaku bisnis ketika krisis ekonomi menyebar di hampir seluruh negara di dunia akibat COVID-19. Untuk bisa bertahan, CEO Zode, Edward D mengatakan, setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan para pelaku usaha agar bisa bertahan di tengah pandemi. Para pelaku usaha sendiri juga mulai menerapkan sistem pembayaran cashless atau pembayaran non tunai seperti menggunakan kartu debit maupun kredit, uang elektronik, dan e-wallet . Bisa dibayangkan saat transaksi bisnis di sana siang dan di sini tengah malam. Saya lalu memulai bisnis online lain dengan berjualan produk fisik untuk market lokal Indonesia,” tambah dia. Dia mengaku tak kenal putus asa ini mulai belajar tentang web.

Perbedaan waktulah yang membuatnya memutuskan untuk berhenti jualan web site. Namun di balik penurunan ini, justru bermunculan bisnis baru yang menuai untung. Lantas, bagaimana strategi bersaing dengan pesaing lain yang sudah eksis? Peter mengingatkan, bahkan pemilik bisnis sekelas Starbucks pun dulu pasti juga punya pertanyaan serupa saat mulai merintis bisnisnya. Begitupun, Peter mengingatkan bisnis tidak cukup diawali dengan minat kuat dan kemampuan memasak. Sebelum mulai bisnis, seorang pemula mesti sudah mengetahui dulu apakah produknya cocok dengan daerah tersebut serta seberapa besar pasar yang ia sasar.

Sebagai patokan, Anda dapat melihat peluang bisnis mana yang memiliki kemudahan untuk menarik hati pelanggan dalam waktu jangka panjang. KOMPAS.com- Pandemi Covid-19 bukan halangan untuk membuka usaha, khususnya usaha makanan dan minuman. Justru saat pandemi banyak orang yang membuka usaha kuliner untuk menambah penghasilan.

Selain bermuasal dari hobi, calon pebisnis dapat menggali ide dari sumber lain, seperti hal-hal yang paling dibutuhkan oleh lingkungannya. “Dia bisa melihat produk tertentu yang paling dibutuhkan untuk bisa berkembang jadi bisnis,” ucap Surjanto. “Selanjutnya setelah kegiatan ini selesai para peserta akan dibantu mesin jahit dan uang pembinaan. Agar nantinya mereka dapat membuat kerajinan dari rumah,” ujarnya. Tidak hanya sekadar buku biasa, namun buku ini memiliki aromatherapy yang bisa merelaksasi, menghilangkan stres dan menenangkan pikiran.

Kondisi ini bisa melahirkan usaha kreatif berupa jasa pembuatan video yang nantinya bisa digunakan untuk kepentingan komersial dan non-komersial. Sama seperti dalgona, Korean garlic bread adalah makanan yang berasal dari Korea selatan dan hasil kreasi masyarakat setempat di masa pandemi. Berapa jenis makanan makanan berikut ini naik daun di tengah pandemi. Layanan pengembangan web dan konten sangat mungkin dilakukan pada masa pandemi seperti ini. Anda bisa menawarkan jasa pengembangan internet dan penyediaan kontennya untuk mendapat uang tambahan.

Membuka Bisnis di masa pandemi

Pernah dengar istilah ‘hal yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar’? Nah jika memiliki hobi menulis, bisa memanfaatkannya dengan menjadi penulis lepas atau content material author. “Business client good by online and delivery saat ini lagi nge-tren dan prospektif. Masyarakat harus kembangkan berbagai bisnis baru dengan memanfatkan online,” tutur dia. Melansir hashmicro.com, 4 Mei 2020, dengan adanya pembatasan makan di tempat yang berlaku di sejumlah daerah, keberadaan restoran/tempat makan yang menyediakan layanan pesan-antar semakin diminati. Waktu luang tersebut, dimanfaatkan oleh banyak orang untuk melakukan berbagai hal, seperti berkebun, memasak, berolahraga, dan aktivitas lain yang sebelumnya sulit dilakukan karena kepadatan rutinitas harian.

Melalui weblog ini kami ingin memberikan ideas jitu untuk mengembangkan keuangan pribadi dan bisnismu. Jadi membuka jasa pelatihan bisa menjadi ide bisnis masa pandemi yang menjanjikan untukmu. Meski begitu, Dian mengaku mengalami kesulitan dalam mengelola bisnis kuliner di tengah pandemi.Salah satunya, modal untuk membeli bahan baku yang lebih mahal karena dia hanya bisa membeli bahan di satu tempat. Punya bisnis frozen meals, sebaiknya Anda mengurus segala perizinan yang diperlukan, seperti izin BPOM atau MUI. Sebab hal tersebut akan semakin membuat konsumen merasa aman saat mengonsumsi produk yang Anda jual.

Kuliner merupakan salah satu ide bisnis di masa pandemi yang terus mengalami kemajuan. Terlebih lagi bagi mereka yang memiliki hobi memasak dapat mulai membuka jasa katering harian, makanan frozen, hingga makanan sehari-hari yang dijual di rumah. Dalam keadaan yang tidak stabil seperti sekarang, perencanaan keuangan yang baik adalah solusi tepat yang harus dipersiapkan sebelum membuka usaha. Selain memperhitungkan biaya operasional, kamu juga perlu menyisihkan sedikit uang untuk pengeluaran tak terduga. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk berjaga-jaga pada kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi. Kamu yang punya modal seadanya harus lebih pintar mencari cara agar usaha tetap berjalan meski hanya dengan modal kecil.

Bisnis digital atau bisnis IT menjadi salah satu dari deretan sektor usaha yang dapat menjadi peluang usaha saat Corona dan dapat bertahan dalam kondisi krisis sekalipun. Baik pada masa normal maupun saat krisis , masyarakat tetap membutuhkan jasa layanan kesehatan dan produk kesehatan sebagai salah satu kebutuhan yang krusial untuk tetap bertahan hidup. Banyak suka duka yang dilaluinya sejak membuka bisnis online untuk produk fisik. Kesulitan yang ia hadapi ya soal update barang dan lain-lain, karena faktor sukses di bisnis ini adalah kecepatan dan perubahan yang juga selalu cepat. Di masa pandemi seperti ini, mengharuskan masyarakat untuk berdiam diri dirumah, membatasi aktivitas di luar, dan bahkan membuat beberapa usaha atau toko harus ditutup. Ketika hal-hal tersebut terjadi, tentunya membuat masyarakat kebingungan untuk memenuhi kebutuhan mereka, seperti salah satunya yaitu pada makanan.